Ustadz Arifin Ilham Udzur Pimpin Zikir pada Reuni 212

Publikasi: Kamis, 11 Rabiul Awwal 1439 H / 30 November 2017 15:41 WIB

Foto: Ustadz Arifin Ilham dan sejumlah delegasi dari FPI.

(mtf-online.com), Bogor – Sejumlah delegasi dari Front Pembela Islam menemui Ustadz Arifin Ilham di kompleks Az-Zikra, Sentul, Bogor pada Kamis (30/11/2017). Ustadz Arifin sedianya diminta menjadi pemimpin zikir akbar di Monas pada reuni 212 pada 2 Desember mendatang.

Namun, ketika rombongan yang dipimpin oleh Ketua Panitia Reuni, KH. Misbahul Anam bertemu dengan ustadz Arifin, baru diketahui bahwa kondisi pimpinan Majelis Zikir Az-Zikra itu sedang sakit.

“Kyai Arifin tidak bisa memimpin zikir pada Reuni Akbar 212, karena beliau baru proses recovery setelah operasi wilayah pita suara yang sampai hari ini belum keluar suaranya, ada udzur beliau,” kata Al-Khattath selaku sekretaris Reuni Akbar 212 sembari menggenggam tangan Ustadz Arifin Ilham dan KH. Misbahul Anam di Masjid Az Zikra.

“Namun demikian, dia berpesan pada kita untuk tidak menyurutkan niat kita para jamaah, untuk datang ke Monas dalam reuni akbar 212, untuk zikir dan berdoa serta mendengarkan tausiyah para ulama. InsyaAllah meskipun tidak hadir, beliau akan tetap mendoakan kita semoga acaranya berjalan lancar,” lanjutnya.

Masih mengutip pesan dari Ustadz Arifin, Al-Khattath meyakinkan bahwa acara di Monas pada 2 Desember mendatang dalam rangka Haul Maulid Agung, serta Reuni Akbar akan terselenggara dengan lancar.

“InsyaAllah kita akan tetap melaksanakan reuni 212 di Monas, kita mulai dengan tahajud dan subuh jamaah. Kita mohon pertolongan Allah, dan dengan izin Allah semoga acara besok akan lancar dan menjadi subuh berjamaah terbesar di indonesia bahkan di dunia,” ungkapnya.

“Kita juga mohon pada Allah untuk kesembuhan Kyai Arifin, sehingga suaranya dikembalikan oleh Allah, karena kita rindu suara beliau dalam memimpin zikir. Karenanya kami harapkan kita semua dapat hadir di Monas pada 212 dalam rangka merawat energi persatuan Al-Maidah 51 untuk kebangkitan ummat dan kejayaan NKRI,” tutupnya. (rahman/kiblat)