TNI AD Sebut KKB di Papua Ancaman Serius

Publikasi: Jum'at, 27 Safar 1439 H / 17 November 2017 13:48 WIB

(mtf-online.com), Bandung – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono, mengatakan kasus penyanderaan 1.300 warga di sekitar Kimberly hingga Banti, Distrik Tembagapura, Jayapura beberapa waktu lalu merupakan ancaman serius.

“Ini kan ancaman yang tidak main-main, ini ancaman yang serius,” Kata Jenderal TNI Mulyono, Usai menutup sebuah kegiatan TNI di Pusdikif Pussenif Kodiklat AD, Cipatat, Selasa lalu (14/11).

Ia juga menambahkan bahwa kelompok yang disebut oleh polisi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) ini sudah beberapa kali melakukan provokasi sehingga menimbulkan keresahan ditengah masyarakat sepanjang tahun ini.

“Selama ini kita mendengar dan melihat dalam media dan sebagainya mereka sudah membuat statemen yang memprovokasi. kalau gak salah sudah beberapa kali dia melakukan provokasi di 2017 ini, yang mana mereka menyatakan perang dengan Indonesia dan sebagainya,” tuturnya.

Kelompok bersenjata yang sudah layak dikatakan separatis pemberontak ini juga telah banyak melakukan hal-hal yang merugikan, diantaranya melakukan penyanderaan. Terakhir melakukan penembakan terhadap anggota kepolisian hingga menewaskan satu anggota polisi yang tengah bertugas.

“Selain itu mereka juga sudah melakukan hal yang merugikan rakyat, melakukan penyanderaan, pembunuhan, penyerangan, yang disandera kondisinya notabene sudah pada sakit,” tutur Jendra TNI Mulyono. (rahman/kiblat)