Tanya Soal Tafsir Surah Quraisy

Publikasi: Kamis, 1 Muharram 1434 H / 15 November 2012 15:27 WIB

Pertanyaan:

Assalamu’alaikum wr. wb.

Pertanyaan saya berkaitan dengan surat al quraisy. yang mana menurut pemahaman saya disebutkan dua point penting untuk dapat beribadah dengan normal, yaitu keamanan dan bebas dari kelaparan. yang menjadi pertanyaan saya apakah dua point ini pasti diberikan kepada suku quraisy? bagaimana dengan suku2 atau bangsa2 lainnya di dunia, apakah pasti mendapatkan dua hal tersebut… bagaimana kalau belum mendapatkan salah satu atau kedua duanya apakah ada dispensasi/rukhshoh dalam beribadah.

Dari:
Muhammad Dzulqornain
Cimanggis, Depok

Jawaban:

Wa’alamu’alaikum warahmatullahi wa barakatuh

Terkait dengan pemahaman surah “Quraisy” (bukan Al-Quraisy), Ibnu Katsir menjelaskan dalam Tafsirnya sebagai berikut : Ibnu Jarir berkata : Huruf Lam (di awal kata) adalah Lam Ta’ajjub (takjub/kagum/heran). Seakan Allah Allah berkata: Kagumilah kebiasaan kaum Quraisy dan nikmat-Ku pada mereka tentang kebiasaan tersebut (Berdagang ke Yaman musim dingin dan ke Syam musim panas dan pulang pergi dalam keadaan aman yang diberikan Allah pada mereka). Kemudian Allah mengingatkan mereka agar mensyukuri nikmat yang amat besar tersebut sehingga Dia berkata (Hendaklah kalian sembah Tuhan Pencipta (Rabb) rumah ini (Ka’bah). Artinya, hendaklah kalian TAUHIDKAN DIA dengan ibadah sebagaimana Dia (Allah) telah menjadikan bagi mereka negeri Haram (Mekkah) yang aman dan rumah (Ka’bah) yang dihormati seperti yang Allah jelaskan pula dalam surat Annaml ayat 91.

Sedangkan ucapan-Nya : Yang memberi makan kalian dari kelaparan, maksudnya ialah Tuhan Pencipta (Rabb) Ka’bah, Dialah yang memberi kalian makan sehingga terhindar dari kelaparan dan meberikan kalian keamanan sehingga terhindar pula dari ketakutan (seperti saat menghadapi pasukan gajah Abrahah). Artinya, Allah telah mengaruniakan kepada kalian keamanan dan berbagai keringanan, maka hendaklah kalian esakan Allah dengan ibadah kepada-Nya saja dan tidak menyekutukan-Nya dengan apapun, tidak menyembah berhala yang dijadikan sekutu atau sebagai tandingan bagi-Nya.

Ibnu Abi Hatim berkata : Abdullah Bin Amr Al-‘Adani berkata: Qubaishah menceritakan kepada kami, dari Laits, dan Syahr Bin Hausyab, dari Asmak Binti Yazid ia berkata : Aku mendengar Rasul Sallallahu alaihi wasallam berkata :

لإيلاف قريش إيلافهم رحلة الشتاء والصيف

Celakalah kalian wahai kaum Quraisy, sembahlah Rabb (Tuhan Pencipta) rumah ini (Ka’bah) yang telah memberi kalian makan sehingga terlepas dari kelaparan dan memberikan kepada kalian keamanan sehingga terlepas dari ketakutan.

Jadi, saya sepakat maksud Surat Quraisy itu seperti yang dijelasakan Ibnu Katsir di atas dan bukan seperti yang ditanyakan. Semoga Allah berikan kepada kita pemahaman yang benar terhadap Al-Qur’an dan mapu mengamalkan isinya.. Allahu A’lam….

Ingin mengirimkan pertanyaan seputar spritual Anda? Kirimkan pertanyaan Anda melalui form konsultasi dengan mengklik di sini.

 

Kepribadian Terbaru