Surah An-Nisa Ayat 52-59 [Seri Tadabbur Al-Qur’an]

Publikasi: Ahad, 26 Jumadil Akhir 1435 H / 27 April 2014 08:25 WIB

Ayat dan Terjemah :

أُولَٰئِكَ الَّذِينَ لَعَنَهُمُ اللَّهُ  وَمَنْ يَلْعَنِ اللَّهُ فَلَنْ تَجِدَ لَهُ نَصِيرًا ﴿النساء:٥٢﴾

“Mereka itulah orang yang dikutuki Allah. Barangsiapa yang dikutuki Allah, niscaya kamu sekali-kali tidak akan memperoleh penolong baginya.”

أَمْ لَهُمْ نَصِيبٌ مِنَ الْمُلْكِ فَإِذًا لَا يُؤْتُونَ النَّاسَ نَقِيرًا ﴿النساء:٥٣﴾

“Ataukah ada bagi mereka bahagian dari kerajaan (kekuasaan)? Kendatipun ada, mereka tidak akan memberikan sedikitpun (kebajikan) kepada manusia.”

أَمْ يَحْسُدُونَ النَّاسَ عَلَىٰ مَا آتَاهُمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ  فَقَدْ آتَيْنَا آلَ إِبْرَاهِيمَ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَآتَيْنَاهُمْ مُلْكًا عَظِيمًا  ﴿النساء:٥٤﴾

“ataukah mereka dengki kepada manusia (Muhammad) lantaran karunia yang Allah telah berikan kepadanya? Sesungguhnya Kami telah memberikan Kitab dan Hikmah kepada keluarga Ibrahim, dan Kami telah memberikan kepadanya kerajaan yang besar.”

فَمِنْهُمْ مَنْ آمَنَ بِهِ وَمِنْهُمْ مَنْ صَدَّ عَنْهُ  وَكَفَىٰ بِجَهَنَّمَ سَعِيرًا  ﴿النساء:٥٥﴾

“Maka di antara mereka (orang-orang yang dengki itu), ada orang-orang yang beriman kepadanya, dan di antara mereka ada orang-orang yang menghalangi (manusia) dari beriman kepadanya. Dan cukuplah (bagi mereka) Jahannam yang menyala-nyala apinya.”

إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا بِآيَاتِنَا سَوْفَ نُصْلِيهِمْ نَارًا كُلَّمَا نَضِجَتْ جُلُودُهُمْ بَدَّلْنَاهُمْ جُلُودًا غَيْرَهَا لِيَذُوقُوا الْعَذَابَ  إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَزِيزًا حَكِيمًا  ﴿النساء:٥٦﴾

“Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”

وَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ سَنُدْخِلُهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا  لَهُمْ فِيهَا أَزْوَاجٌ مُطَهَّرَةٌ  وَنُدْخِلُهُمْ ظِلًّا ظَلِيلًا  ﴿النساء:٥٧﴾

“Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amalan-amalan yang shaleh, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai; kekal mereka di dalamnya; mereka di dalamnya mempunyai isteri-isteri yang suci, dan Kami masukkan mereka ke tempat yang teduh lagi nyaman.”

إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَنْ تُؤَدُّوا الْأَمَانَاتِ إِلَىٰ أَهْلِهَا وَإِذَا حَكَمْتُمْ بَيْنَ النَّاسِ أَنْ تَحْكُمُوا بِالْعَدْلِ  إِنَّ اللَّهَ نِعِمَّا يَعِظُكُمْ بِهِ  إِنَّ اللَّهَ كَانَ سَمِيعًا بَصِيرًا  ﴿النساء:٥٨﴾

“Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.”

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ  فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ  ذَٰلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا  ﴿النساء:٥٩﴾

“Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.”

Tadabbur Al-Qur’an :

alquranAyat 52 – 54 menjelaskan, Allah melaknat  Ahlul Kitab yang membangkang pada Allah.  Siapa yang dilaknat Allah, tidak akan ada penolongnya. Mereka tidaklah memliliki kendali  kerajaan alam ini sedikitpun. Atau mereka hasad pada manusia lain disebabkan Allah banyak memberi karunia risalah kepada mereka?  Kepada keluarga Ibrahim juga Allah berrikan AlKitab, hikmah dan kerajaan yang besar. Semua  itu murni menjadi hak dan ketentuan Allah.

Ayat 55 – 57 menjelaskan, sebagian dari Ahlul  Kitab itu ada yang beriman dan sebagian lainnya berupaya menghalangi manusia dari jalan  Allah. Maka Allah mengancam akan memasukkan mereka ke dalam neraka Jahanam. Allah  menegaskan, siapa saja yang kafir atau menolak  Al-Qur’an maka Allah akan masukkan mereka ke  dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus,  maka Allah menggantinya dengan kulit yang  baru, dan begitulah seterusnya agar mereka  merasakan sakitnya azab neraka itu. Subhanallah. Sekarang sudah ditemukan para ilmuan  bahwa sumber sakit itu adap pada kulit.

Sebaliknya, siapa saja yang beriman  pada Allah, semua Rasul-Nya dan semua  kitab-Nya, termasuk Al-Qur’an, maka Allah  akan masukkan mereka ke dalam surga yang  mengalir di bawahnya berbagai macam sungai dan mereka kekal di dalamnya sedangkan mereka mendapatkan istri-istri yang bersih (tidak haid) dan naungan Allah.

Ayat 58 dan 59 menjelaskan beberapa prinsip sistem pemerintahan Islam. Di antaranya: 1)  Kewajiban menyerahkan amanah kepada ahlinya, termasuk amanah kepemimpinan. 2) Menegakkan hukum dengan adil. 3) Taat kepada  Allah dan Rasul-Nya tanpa syarat. Sedangkan  taat pada pemimpin dengan syarat pemimpin  itu mukmin dan tidak dalam hal maksiat kepada  Allah dan Rasul-Nya. 4) Menjadikan Al-Qur’an  dan Sunnah Rasul sebagai sumber hukum. Ini  adalah konsekuensi iman pada Allah dan RasulNya, karena hukum Allah dan Rasul-Nya adalah  yang paling baik, terlurus dan teradil.

(saef/mtf-online.com)