Serangan Drone AS Kembali Gugurkan Pejuang AQAP di Yaman

Publikasi: Selasa, 2 Rabiul Awwal 1439 H / 21 November 2017 20:56 WIB

Foto: Serangan drone AS terhadap pejuang AQAP di Yaman pada tahun Juni 2016 silam. (Business Insider)

(mtf-online.com), Sanaa- Pejabat Yaman mengatakan bahwa pesawat tak berawak kembali melancarkan serangan di provinsi Bayda pada Senin (20/11/2017). Empat orang terbunuh dalam serangan tersebut, diduga seluruh korban merupakan pejuang Al-Qaidah.

“Sebuah mobil yang membawa empat pejuang dijatuhi serangan udara saat melaju di jalan sekitar gunung di provinsi Bayda,” ungkap pejabat yang tak disebut namanya tersebut seperti dikutip dari Arab News.

Amerika Serikat adalah satu-satunya yang diketahui mengoperasikan pesawat tak berawak di Yaman. AS menganggap Al-Qaidah yang berbasih di Yaman alis AQAP merupakan salah-satu cabang Al-Qaidah yang paling berbahaya.

“Semuanya terbunuh. Para pejuang berasal dari Al-Qaidah,” sambungnya.

AQAP diketahui mampu berkembang dan bertahan di Yaman, saat kecamuk perang antara pemerintah dan pemberontak Syiah Hutsi. Sementara itu, sejak Presiden AS Donald Trump menjabat pada bulan Januari 2017, serangan terhadap AQAP dilaporkan semakin meningkat.  (rahman/kiblat)