Santri Nurul Qur’an Bersilaturrahmi ke Pesantren An-Nur, Bogor.

Publikasi: Sabtu, 14 Safar 1434 H / 29 Desember 2012 07:34 WIB

Santri, asatidz dan pembina Pesantren Nurul Quran, Depok

[mtf-online.com] Santri Pesantren Nurul Qur’an Depok, Kamis (27/12), bersilaturrahmi ke pesantren An-Nur di kawasan BNR Bogor di bawah kaki gunung Salak. Acara silaturrahmi/studi banding itu merupakan salah satu agenda tahunan Ponpes Nurul Qur’an.

Sekitar pukul 10.20 Wib, para santri Nurul Qur’an beserta rombongan tiba di pesantren An-Nur. Setibanya di pesantren, rombongan disambut oleh para asatidz pesantren An-Nur.

Rombongan akhirnya di bawa ke ruang aula. Dengan dibimbing oleh pembina pesantren Nurul Qur’an, Ust. Fathuddin Ja’far, MA, rombongan berta’aruf dengan para asatidz pesantren An-Nur dan beberapa perwakilan santri An-Nur.

Dalam rangkaian acara ta’aruf itu, ust. Fathuddin menjelaskan bahwa maksud dan tujuan rombongan datang ke pesantren An-Nur adalah untuk bersilaturrahmi.

Tak ketinggalan, perwakilan pesantren An-Nur juga menyampaikan terimakasih atas dijadikannya pesantren An-Nur, yang didirikan sejak tahun 2007, sebagai salah satu tempat target dari rangkaian acara silaturrahmi. Seorang Ustadz dari perwaklian pesantren An-Nur juga menjelaskan bahwa pesantrennya diperuntukkan untuk anak-anak yatim dan dhuafa, dan tidak dipungut biaya.

Di sela-sela acara ta’aruf, pesantren An-Nur juga berunjuk kebolehan. Tiga santri dari Pesantren An-Nur maju ke depan untuk menghafal Al Quran. Di antara ketiga santri itu, satu orang hafal 30 juz, satu orang lagi hafal 20 juz dan terakhir hafal 5 juz.

Usai acara ta’aruf, rombongan dibawa keliling melihat fasilitas pesantren An-Nur yang terlihat mewah, seperti asrama, ruang makan, kelas, perpustakaan dan masjid Jami’ An-Nur.

Selepas berkeliling dan melihat fasilitas pesantren An-Nur, rombongan berphoto bersama di depan masjid Jami’ An-Nur.

Rangkaian acara silaturrahmi usai. Akhirnya, rombongan berpamitan untuk pulang. Satu demi satu dari rombongan menyalami salah seorang ustadz dari pesantren An-Nur, mereka berpamitan sambil mengucapkan terimakasih telah diizinkan untuk bersilaturrahmi di pesantren yang memiliki pemandangan alam yang indah dan sejuk.

Perlu diketahui, pesantren Nurul Qur’an adalah sebuah pesantren yang konsen dalam bidang tahfidzul Qur’an wa tafhimuhu (memahaminya). Dalam proses tahfidzul Qur’an, pesantren –yang diperuntukkan untuk anak-anak SD– ikut melibatkan para wali murid.(fani)