Pengamat Komunikasi Politik: Ada Kerinduan Militer Pimpin Indonesia

Publikasi: Senin, 18 Muharram 1439 H / 9 Oktober 2017 15:25 WIB

(mtf-online.com) JAKARTA – Melihat kondisi sekarang ini bisa disebutkan bahwa ada keinginan Indonesia kembali dipimpin oleh orang yang berlatarbelakang militer. Dan hal itu menurut pengamat komunikasi politik bagian dari keriduan seseorang/kelompok.

“Ini sipil yang kemudian menjadi petahana. Namun ada kerinduan ke militer untuk kembali ke kancah kepemimpinan (politik). Militer yang ada kemungkinan dirindukan tapi sipil yang muncul,” ujar Hendri Satrio, Sabtu (7/10/2017), di Jakarta.

Tapi yang jelas menurut dia hal itu tentu ada yang bereaksi, baik positif maupun negatif terhadap kemunculan tokoh kali ini, yang kebetulan ada Pak Gatot di situ. “Hasil survey dari KedaiKopi, kami melakukan survei di bulan September di delapan kota dan delapan Provinsi, dengan 800 responden, margin of error 3,5 persen, kami menempatkan beberapa jendral aktif dan ada juga beberapa tokoh yang berafiliasi dengan militer dan beberapa sipil dalam rancangana atau panggung kepemimpinan nasional,” ia menambahkan.

Jadi, menurut Hendri memang untuk mencari lawannya Pak Jokowi tidak seramai pendampingnya. Kemungkinan ke depannya ia sebutkan bisa saja Jokowi dengan Gatot Nurmantyo, Jokowi dengan AHY, atau Jokowi dengan Tito. Atau Pak Gatot mencalonkan menjadi Presiden, ini bisa juga macam-macam.

“Bisa Gatot dengan TGB Zainul Majdi atau Gatot dengan Rizal Ramli. Atau mungkin Pak Prabowo muncul lagi. Ini kombinasinya macam-macam. Bisa Prabowo dengan Sohibul Iman. Atau kita tunggu saja mungkin Prabowo dengan Fadli Zon,” tutupnya. (rahman/Voa-I)