Menghidupkan hati dengan doa.

Publikasi: Selasa, 6 Rajab 1435 H / 6 Mei 2014 11:03 WIB

Pemateri : Ust. Fathuddin JA’far, MA.

doa mustajabKita bahas apa yang bisa membuat hati kita hidup dan kita telah bahas 3 hal pertama dzikrullah dan yang kedua membaca al-Qur’an dan yang ketiga istigfar. Dan yang sekarang yang akan kita bahas adalah doa

Doa tidak hanya bisa membuat hati kita hidup akan tetapi lebih dari itu, bahakan doa bisa mengangkat kapasitas diri kita dari yang biasa itulah doa, karena doa ini canggihnya melebihi canggihnya teknologi, karena pada dasarnya doa ini, menggantungkan segala sesuatu kepada allah yang maha kuasa, makanya ketika nabi Ibrahim sakit apa yang beliau katakan? “jika aku sakit maka allah yang menyembuhkan” jadi ketika kita meminta kepada allah sembuh maka akan sembuh.

Akan tetapi masalahnya hati mungkin banyak kotor makanya yang terpikir hanya dokter yang bisa menyembuhkan penyakit, jika tidak dokter maka yang terfikir obat aja, padahal itu permainan kapitalisme sehingga kita lupa allah. Maka dari itu hendaknya apabila seorang mukmin sakit fikiran pertama kali jangan obat, jangan dokter, tapi pikiran kita pertama kali haruslah allah subhanahu wata’ala.

Maka dari itu Rasulullah mengajarkan kepada kita apabila sakit, untuk meletakkan telapak tangn kita di tempat yang sakit kemudian membaca doa  “ya allah engkau yang meha menyembuhkan penyakit, sembuhkanlah dengankesembuhan yang tidak meninggalkan bekas sakit”

Doa benar-benar bisa membawa kita dari hal yang mustahil menjadi hal yang tidak mustahil. Saya pernah berjalan 26 kilo melewati hutan sambil berdoa ternyata bisa dilalui hanya dengan 4 jam seolah-olah tidak mungkin.

Bahkan saya bisa sekolah dijakarta ini bisa dengan doa. Kenapa seperti itu karena saya tidak mau sekolah di IAIN kemudian saya pilih sekolah pada saat itu namanya LBBA yang sekarang namanya LIPIYA saya setiap melewati lipiya ini saya hanya bisa berdoa: ya allah saya mau sekolah disini dengan terus berulang ulang, kemudian saya ikut tes saya piker saya tidak lulus karena di papan nama tidak terdaftar, ternyata saya malah terdaftar di kelas tiga langsung. Begitulah keajaiban doa, dan sampai saya sekolah kepakistan hanya bermodal doa aja, saya tidak mencari tapi orang yang mencarikan. Inilah mukjizat doa.

Jadi doa ini bisa mendekatkan yang jauh dan bisa menyembukan yang sakit, bisa membuka peluang yang tadinya sudah tertutup, dll. Yang penting kita sabar dengan doa itu dan yakin.

Segala persoalan hidup apabila allah selalu dalam dirikita maka insya allah tidak ada lagi yang bisa menghambat selam keinginan keinginan kita dalam keridhoaan allah. jika kit meminta kepada allah untuk kejalan setan maka allah tidak akan kabulkan.

Jamaah rahimakumullah, dalam buku ini disebutkan bahwa doa itu luar biasa  pengaruhnya terhadap hati kita, maksudnya hati kita ini akan menjadi dekat dengan allah dan hati kita akan menjadi bersih sehingga bisa mudah dalam menerima kebaikan dan sulit untuk diarahkan kepada keburukan.

Walaupun allah tidak kabulkan doa ini di dunia akan tetapi akan allah jadikan itu timbangan di akhirat, jadi tidak perlu ngotot untuk di kabulkan karena bisa jadi allah simpan sampai nanti di akhirat atau allah ampunkan dosa dengan doa kita. Maka sebaiknya kita berdoa maka pasti allah akan mengabulkan

Allah perintahkan kita untuk doa dan allah menjanjikan unuk mengabulkan, maka tidak perlu kita khawatir doa kita tidak dikabulkan, ada seorang ahli maksiat dia selalu berdoa kepada allah dan dia kaya raya karena dia adalah seorang member MLM yang suka merokok dan tidak ada tampilan islam bahakn kami kira dia bukan orang islam, dia bilang aku tidak pernah meninggalkan doa setiap saya mau membrikan teraning kepad orang dan semua allah kabulkan. Kemudian ada seorang ikhwan mengatakan, saya baru nyadar kalau saya tidak pernah berdoa jika aku hendak kerja. Maka harus berfikir jika seorang ahlimaksiat aja di kabulkan apalagi orang saleh,

Maka apabila kita melihat orang yang selalu berbuat dosa dan ternyata doanya terkabulkan selalu maka kita jangan merasa putus asa, karena kita berdoa itu niatnya adalah ibadah, orentasi kita bukan hanya dunia, mungkin allah akan balas doa kita diakhirat, dan itu lebih mulia dan baik bagi orang mukmin, jadi kita tidak perlu ngotot.

Allah hanya memerintahkan kepada kita untuk berdoa, dan allah suka apabila hanbanya meminta kepadanya, dan allah akan murka karena tidak berdoa kepadanya. Allah memiliki karunia yang melimpah dan allah memiliki kedermawanan yang tiada tara dan tiada habisnya.

Maka dair itu kita baying kan jika ada orang kaya bilang. Saya akan memberi uang seratus juta tiap hari bagi siapa saja yang datang pertama kali, maka apa yang akan terjadi? Pasti beribu-ribu orang akan datang. Sedangkan bagaimana dengan allah? allah mengatakan “ aku memiliki karunia yang melimpah yang tidak ada habisnya yang tidak bisa kalian hitung”

Jika kitakumpulkan kekayaan seluruh orang terkaya seduania ini maka itu bagi allah sedikit. Bahkan jika berkumpul seluruh manusia dan jin kemudian setiap mereka di penuhi semua permintaanya maka itu semua tidak akan mengurangi kekayaan allah sama sekali.

Allah menjadikan doa itu sebagai ibadah bagi hambanya, dan allah akan caci orang yang tidak mau berdoa, dan allah akan anggap orang yang tidak berdoa sebagai orang yang sombong. Sebagaimana yang di jelaskan dalam hadits: “barang siapa yang tidak mau meminta kepada allah, allah marah kepadanya”

Alangkah indahnya syair ini:

لا تسألن بني آدم حاجة وسل الذي أبوابه لا تحجب

 فالله يغضب أن تركت سؤاله وبني آدم حين يسأل يغضب

Jangan kamu meminta kebutuhanmu kepada bani adam.

Mintalah kepada yang pintunya tidak pernah tertutup

Allah marah jika anda tidak minta kepadanya.

Sebaliknya jika kamu minta kepada anak adam maka ia akan marah

Masak berdoa habis shalat kita tidak mau padahal salah satu doa yang mustajab adalah setelah selesai shalat, masak dikala mustajab (hujan turun) malah ngomel, masak ketika sujud dia tidakmau berdoa padahal allah buka pintunya.

Jamaah sekalian, jika kita minta kerjaan pada allah maka allah akan kasih kerjaan, sekarang pertanyaanya kenapa kita minta kerjaan? Minta aja karunia allah, jadi kerjanya dikit tapi karunianya yang banyak, kira-kira anad pilih yang mana. Maka dari itu kita harus inggat selalu karunia allah bukan lebih banyak ingat kerja kita. Bahkan jarang orang yang berjam-jam memikirkan kerjaanya itu,

Makanya orang yang mengatakan: “kerja jangan Cuma doa aja” maka hal ini salah karena doa itu juga kerja bahkan banyak hal yang lebih dapat bisa didapatkan dengan dengan dao. Cuam yang salah jika tidak kerja sama sekali. Prinsip orang beriman adalah ada waktu untuk allah ada waktu untuk dirinya ada waktu untuk kerja ada waktu untuk keluarganya, bukan Cuma kerjaan saja,

Betapa banyak orang yang hidup hanya untuk kerja aja.  Allah brefirman:

{ أَمَّنْ يُجِيبُ الْمُضْطَرَّ إِذَا دَعَاهُ وَيَكْشِفُ السُّوءَ وَيَجْعَلُكُمْ خُلَفَاءَ الْأَرْضِ أَإِلَهٌ مَعَ اللَّهِ قَلِيلًا مَا تَذَكَّرُونَ} [النمل: 62]

“Atau siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan dan yang menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah di bumi[1]? Apakah disamping Allah ada Tuhan (yang lain)? Amat sedikitlah kamu mengingati(Nya).” (an-Naml: 62)

Katakanlah siapakah yang memperkenankan doa orang yang dalam kesulitan, sesungguhnya allah itu dekat, allah berfirman:

{ وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ } [البقرة: 186]

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, Maka (jawablah), bahwasanya aku adalah dekat. aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” ( al-Baqoroh: 186)

Allah mengatakan Allah dekat dengan kita, tapi kenapa kita lebih dekat dengan kantor kita, lebih dekat dengan pekerjaan sampai melupakannya, makanya nabi mengajarkan doa. “yaa allah berilah kami  kecukupan dengan yang halal  cukupkanlah kami dengan karuniamu”. Marilah kita bangun kebutuhan kita kepada allah dan hapuslah kebutuhan kepada manusia niscaya kita akan hidup bebas di dunia ini. Akan tetapi jika kita masih takut dengan apa nanti kata orang maka kita tidak akan bisa menyampaikan kebenaran.

Dalam hadits yang lain disebutkan dua adalah ibadah. Dalam dalam redeksi yang lain doa adalah senjata orang mukmin. Dan allah berkata :” dan mintalah kepadaku aku akan jawab permintaanmu sesungguhnya orang yang sombong dari beribadah kepadaku (berdoa) maka dia akan masuk neraka dalam keadaan terhina”

Doa pasti di kabulkan oleh allah selama sarat saratnya terpenuhi sebagai mana dalam hadits disebutkan. “ sesungguhnya allah maha mulia Dia malu jika seorang hamba mengangkat kedua tangannya kemudian tidak allah kabulkan” jadi kita tidak perlu khawatir doa kita tidak dikabulkkan  sebagaimana kata umar: “dikabulkan itu pasti akan tetapi permasalahanya doa kita benar atau tidak” kemudian Nabi juga bersabda: jangan kamu lemah dalam berdoa tidak akan sengsara dengan berdoa itu” sebagaimana hadits tidak akan fakir orang dengan berinfak.

Tidak ada seorang muslim yang berdoa selama doa itu tidak mengandung dosa dan memutuskan silaturrahmi selama doa itu baik maka allah akan beri dia antara 3. pertama allah akan segerakan doa itu yang kedua allah simpat unuk amal ibadah di akhirat yang ketiga hindarkan ia dari bencana. Dan semuanya adalah kebaikan. Sebagai mana kata umar: “saya tidak mempermasalahkan di jawab atau tidak di jawab doa saya tapi yag kami persoalkan sudah benerbelum doaku” inya allah akan kita lanjutkan dengan adab-adab berdoa insya allah.

Wallahu a’lam bis showab.

 


[1] . Yang dimaksud dengan menjadikan manusia sebagai khalifah ialah menjadikan manusia berkuasa di bumi.

(saef/mtf-online.com)