Kata-Kata Indah Sayyid Qutb Sebelum Dihukum Gantung

Publikasi: Jum'at, 18 Zulqa'dah 1438 H / 11 Agustus 2017 08:42 WIB

Oleh : Ustadz. Fathuddin Ja’far, MA.

Kata-Kata Indah Sayyid Qutb Sebelum Dihukum Gantung

1. Salah seorang pimpinan sidang bertanya kepada Sayyid Qutb saat persidangan tentang makna kata “syahid”. Lalu Beliau menjawab : Syahid artinya dia bersaksi bahwa syariat Allah lebih mahal baginya (yang bersaksi) dari pada hidupnya.

2. Salah seorang saudaranya berkata padanya : Kenapa Anda sangat terbuka di pengadilan yang jelas mengincar lehermu? Beliau menjawab : Berdiplomasi tidak boleh dalam masalah Aqidah. Seorang pemimpin tidak juga boleh mengambil rukhsah (keringanan).

3. Saat Sayyid Qutb mendengar keputusan hukuman mati atasnya, ia berkata : Alhamdulillah.. Sungguh saya sudah neramal 15 tahun untuk meraih pringkat syahid..

4. Ketika Sayyid Qutb diminta untuk minta maaf dengan kompensasi dibebaskan dari hukuman mati, ia berkata : Saya tidak akan minta maaf (kepada manusia) terhadap amal (ibadah & dakwah) bersama Allah.

5. Ketika Sayyid Qutb diminta agar menuliskan beberapa kata untuk meminta belaskasihan pada Jamal Abdul Naser (Presiden Mesir saat itu), Beliau menjawab : Sesungguhnya telunjukku ini yang bersaksi keesaan Allah dalam shalat, menolak menulis untuk mengakui pemerintahan thoghut, kendati satu kata.

Lalu beliau berkata : Untuk apa saya mencari belaskasihan? Jika saya dihukum karena dasarnya haq (kebenaran) maka saya mencintai /senang hukuman yang haq.. Tapi jika saya dihukum atas dasar bathil (kebatilan), maka saya lebih besar dari pada minta dikasihi oleh kebatilan.

6. Salah seorang komanadan pengawalan hukuman gantumg sesaat sebelum Sayyid Qutb dieksekusi mendatanginya agar ia menulis beberapa kata saja yaitu ” Saya benar salah dan saya minta maaf”, maka Beliau tersenyum dan berkata dengan sangat tenang : Sekali-kali tidak. Saya tidak akan pernah membeli kehidupan palsu dengan kebohongan yang tidak akan sirna. Lalu komandan tersebut berkata : Akan tetapi kematian (engkau hadapi) wahai Sayyid? Lalu Sayyid Qutb menjawab : Selamat datang mati di jalan Allah.

7. Ustadz Ahmad Raif berkata : Saya menemui Sayyid Qutb di penjara setelah keputusan hukuman mati dijatuhkan padanya. Lalu saya berkata padanya : Apa yang engkau tunggu wahai Ustadz Sayyid? Beliau menjawab : Saya menunggu perjalanan menuju Rabbi.

Sayyid Qutb menutup lembaran hidupnya dengan semyuman yang sangat menawan saat menuju tiang gantung. Senyuman itu diabadikan oleh para kameramen untuk disebarkan di media massa baik koran, majalah, buku-buku maupun media pendidikan lainnya.

Rahimallahu Sayyid Qutb rahmatan wasiah..

Yaa Allah…Lahirkanlah puluhan, ratusan dan ribuan Sayid Qutb lainnya dari rahim istri-istri kami dan saudara-saudara perumpuan kami… Aamiin…