DAHSYATNYA AKSI BELA ISLAM III SUPER DAMAI 212

Publikasi: Senin, 27 Safar 1438 H / 28 November 2016 13:41 WIB

Oleh Ustadz : Fathuddin Ja’far, MA.

tadabbur al qur'an(MTF) – Saudaraku semiman dan seperjuangan…

Kita semua sepakat bahwa Aksi Bela Islam III Super Damai yang akan diadakan pada hari Jumat Mubarokah 2 Desember (212) nanti hanya upaya membela dan memperjuangkan Kitabullah (Al-Qur’an) dan agama Allah (Al-Islam) di atas bumi Nuasantara ini.

Kita semua sepakat bahwa kita tidak akan pernah ridha Kitabullah, Agama Allah dan Rasulullah dihina dan dinista oleh siapapun dan di manapun di atas bumi Allah ini.

Sebab itu kita sepakat bahwa kita yang hadir dari segegnap penjuru Indonesia siap beramai-ramai hadir mengikuti acara Aksi Bela Islam III dengan cara shalat jumat bersama di sepanjang jalan Sudirman dan Thamrin Jakarta sambil juga mendengarkan mau’izhoh hasanah dari para ulama, guru dan tokoh kita yang hadir.

Aksi Bela Islam III Super Damai 212 nanti insya Allah akan menjadi peristiwa yang dahsyat dan akan memberi pengaruh besar dalam kehidupan umat Islam Indonesia sebagaimana halnya dengan aksi yang sama sebelumnya, 411 dan mungkin jauh lebih besar.

Apabila umat Islam bersatu di bawah naungan Kitabullah, Al-Qur’an AL-Karim, pasti akan melahirkan perkara yang amat besar sebagaimana yang dialami oleh generasi-generasi Islam sebelum kita sejak dari zaman Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam sampai belasan abad setelah Beliau.

Karena itu, ada beberapa hal yang harus kita pahami dan amalkan agar upaya dan perjuangan kita diterima Allah dan mendaptakan ridha-Nya.

1. Sebelum Berangkat Menuju Tempat Acara :

– Luruskan niat hanya karena Allah, bukan yang lain.
– Yakini bahwa ini adalah perjuangan di jalan Allah.
– Yakini bahwa acara tersebut hanyalah salah satu cara / wasilah  membela Kitabullah.
– Pahami bahwa acara tersebut bagian dari syi’ar Islam.
– Pahami bahwa acara tersebut adalah salah satu ajang  silaturrahmi umat Islam dari berbagai daerah, suku, mazhab  dakwah, ormas dan sebagainya dengan harapan terjalin ukhuwwah shadiqah dan  kekompakan dalam menghadapi berbagai tantangan umat Islam saat ini, baik yang datang dari dalam maupun dari luar.
– Jangan terpengaruh oleh informasi negatif apapun baik yang  datang dari kaum kafir, munafik maupun dari saudara kita yang berbeda pendapat dengan kita. Perjuangan kita ditentukan oleh  kita sendiri berdasarkan petunjuk Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah yang kita pahami dengan baik.

2. Saat Menuju, Mengikuti dan Berada di Tempat Acara :

– Datang dalam keadaan suci/berwudhu dan bawa air mineral untuk  antisipasi jika wudhunya batal dan untuk minum.
– Datang dan ikuti acara dengan tenang, tawadhu’/ rendah hati kepada Allah.
– Perbanyak doa kepada Allah, khususnya doa para pengikut Thalut saat menghadapi Jalut dan saat para tukang sihir Fir’aun
diancam oleh Fir’aun untuk disiksa karena mereka beriman kepada Nabi Musa ‘alaihissalam :

رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

Wahai Rabb kami, sempurnakanlah kesabaran dalam diri kami, dan kokohkanlah pendirian kami dan tolonglah kami menghadapi kaum kafir. (Al-Baqarah : 250)

رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَتَوَفَّنَا مُسْلِمِينَ

Wahai Rabb kami, sempurnakanlah kesabaran kami dan wafatkanlah kami dalam keadaan Musllim (Al-A’raf : 126)

– Perbanyak bershalawat kepada Rasulullah dan baca surah Al-Kahfi karena pada hari Jumat tersebut dsunnahkan memperbanyak shalawat kepada Rsulullah dan membaca surah Al-Kahfi.
– Ikuti taujih/pengarahan panitia dan jangan terbawa informasi yang bukan datang dari panitia acara.
– Jangan terprovokasi oleh siapapun, baik oleh peserta (gelap) maupun oleh oknum aparat keamanan, karena kita datang
bukan untuk berantam, apalagi untuk berperang.
– Jangan sekali-kali berkeinginan menghadapi musuh. Namun apabila diserang, maka tetaplah ditempat, jangan lari  perbanyak berzikir kepada Allah. Dengan zikir itu insyaa Allah, Allah akan tanamkan ke dalam hati mereka rasa ketakutan. Rasulullah bersabada : Jangan sekali-kali kalian berkeinginan menghadapi musuh. Mintalah kepada Allah kesehatan yang utuh (keselamatan). Apabila kalian menemui mereka (mereka yang datang) maka sabarlah dan ketahuilah bahwa syurga itu di bawah kilatan pedang. (Muttafaqun Alaih)

Allah berfirman :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا إِذَا لَقِيتُمْ فِئَةً فَاثْبُتُوا وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

“Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu bertemu sekelompok (musuh) makma teteaplah ditempat dan berzikirlah  kepada Allah sebanyak mungkin, semoga kamu menang”.  (Al-Anfal : 45)

3. Setelah Selesai Acara

– Kita semua berharap acara akbar tersebut berakhir damai dan tampa kericuhan. Namun demikian, kita juga harus siap  menghadapi semua kemungkinan yang akan terjadi, termasuk yang tidak mengenakkan sekalipun. Inghatlah, apapun yang terjadi tidak akan lepas dari taqdir Allah dan tidak ada satupun taqdir Allah yang buruk bagi kita selama kita di jalan Allah yakni berjalan di atas petunjuk Kitab dan Rasul-Nya. Allah menjelaskan :

“Dan sekalipun kamu dibunuh di jalan Allah atau mati (biasa), pasti kamu mendapatkan ampunan dan rahmat dari-Nya dan itu jauh lebih baik dari (harta) yang mereka (kaum kafir) himpun.” (Ali Imran : 157).

– Apapun yang terjadi, apalagi jika acara berjalan dengan lancar dan memberikan pengaruh besar atas syi’ar Islam dan
kemenangan kaum muslimin, hindari sifat keangkuhan, kebanggaan dan kesombongan dan perbanyak tasbih kepada Allah, memuji-Nya dan minta ampun kepada-Nya, Inilah yang dicontohkan oleh Rasulullah shalllahu alaihi wasalam. (An-
Nashr : 1-3)

– Tingkatkan interaksi dengan Al-Qur’an dengan membacanya setiap hari
minimal 1 juz, tadabburkan isinya minimal 1 halaman per hari, amalkan perintah dan tinggalkan larangannya secara
bertahap, hafal dan ajarkan semaksimal kemampuan.

– Yakinlah hanya dengan Al-Qur’an kita bisa menang di dunia dan sukses di akhirat. Hanya dengan Al-Qur’an kita bisa hidup
mulia dan penuh berkah serta hanya dengan Al-Qur’an manusia di dunia ini bisa menikmati ketenangan dan kedamaian.

Demikian saudaraku seiman dan seperjuangan. Semoga bermanfaat.

Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar, Kemenangan selalu untuk Islam dan kaum Muslimin…

Walahu Ta’ala A’lam

(saef/mtf-online.com)